Gepeng, Copet dan Sampah di Legian

Posted on

Kamis, 04/08/2011 09:41 WIB

Denpasar – Saya ingin mengeluhkan Kepada Dinas Pariwisata Badung dan Gubernur Bali sebagai pimpinan tertinggi di Bali, yaitu kesemerawutan di daerah Legian tentang masalah gepeng, copet dan sampah.

Pertama masalah gepeng dan copet saya hanya bisa mengurut dada karena makin hari makin meresahkan dan sampai detik ini email dibuat tidak ada tanggapan dari pihak desa terkait ataupun pihak pemerintah kabupaten Badung selaku otoritas disana.

Bali, khusunya wilayah Kuta Legian yang katanya akan dijadikan pilot project pariwisata indonesia pada kenyataannya semerawut, gepeng dan copet hampir tiap hari berkeliaran mengganggu turis asing maupun domestik, saya peduli pada Ajeg Bali tapi tidak punya kuasa untuk berbuat banyak.

Kedua masalah sampah yang berserakan disepanjang trotoar jalan Legian, saya tidak habis pikir dalam kampanye Bali akan menuju go green, tapi pada kenyataannya sampah banyak berserakan disepanjang trotoar jalan legian yang tiap hari siang maupun malam dilalui oleh banyak turis dari mancanegara.

Saya menghimbau kepada kepala daerah terkait tolong disediakan tempat sampah disepanjang jalan Legian agar Legian dan Kuta yang menjadi ikon pariwisata menjadi lebih terkenal karena kebersihannya bukan karena kesemerawutannya dari macet, gepeng dan sampah.

Saya yakin Pemerintah Daerah dapat menyediakan tempat sampah disepanjang jalan Legian apalagi dengan APBD terbesar di Bali. Ini saya utarakan karena saya sangat peduli dengan pariwisata bali.

Monica
Jl. Tukad Ayeh 9 Denpasar
monicachinta@yahoo.co.id
03619980780

Detik.com

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *