Hati-hati Menggunakan Bus Malam Pahala Kencana!

Posted on
SENIN, 29 AGUSTUS 2011 | 20:26 WIB

Bersama ini kami menyampaikan kekecewaan kami kepada manajemen Pahala Kencana yang mempekerjakan supir yang tidak bertanggung jawab, dengan menurunkan anak saya sebagai penumpang bus kelas Executive di rest Area KM 34 pada hari Minggu, 28 Agustus 2011, pukul 10:00. Padahal ketika membeli Tiket bus di loket Pahala Kencana di Malang, sudah ditegaskan bahwa akan turun di Cikarang Barat, keluar pintu toll KM 31 dimana ada pool Pahala Kencana.

Anak saya bernama Reynaldo yang sedang liburan sekolah saat lebaran memutuskan untuk pulang ke Cikarang, dan sejak bertahun-tahun kami kerap menggunakan Bus Malam berangkat dari terminal Arjosari, Malang, pada hari Sabtu tanggal 27 Agustus 2011 dan sesuai jadwal bus akan tiba di jakarta hari Minggu siang, 28 Agustus 2011 – biasanya selalu baik dan tidak ada masalah, tetapi kali ini Pahala Kencana mempekerjakan supir yang jauh dari standar, selain tidak ada keterbukaan informasi, dimana anak kami dipindah bus ketika di Terminal bus Surabaya dan menunggu 1 jam tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.

Persoalan yang lebih mengecewakan adalah pada hari Minggu pagi, 28 Agustus 2011, ketika tiba masuk Toll Cikampek kira-kira pukul 10:00 supir tersebut tidak mau ke Pool Cikarang Barat di pintu keluar toll KM31, dengan alasan banyak DLLAJR, padahal sudah saya jelaskan, saat itu di Cikarang tidak ada petugas DLLAJR dan kalau takut dengan petugas DLLAJR tersebut berarti ada yang tidak beres dengan supir dan kondektur tersebut, dan ini diucapkan ketika saya menelpon dan berbicara dengan supir maupun kondektur melalui HP anak kami.

Jawaban Supir itu sangat arogan, bahwa: “Memang sudah demikian prosedur dari pusat dan silahkan saya melapor ke kantor pusat jika tidak menerima perlakuan tersebut, karena memang prosedur dari pusat seperti itu, dan standarnya untuk jurusan Cikarang harus turun di rest area KM 34” Alhasil anak saya tetap diturunkan di rest Area KM 34 di tepi Toll Cikampek arah menuju Jakarta dengan sewenang-wenang karena Supir tetap keberatan untuk masuk Pool Cikarang Barat, sungguh sangat disayangkan kejadian ini, karena KM 34 itu tidak kurang layak untuk pejalan kaki, apalagi anak-anak, karena tidak ada angkutan umum untuk melanjutkan perjalanan, kecuali mau memanjat pagar pembatas jalan dan jalan kaki kira-kira 2 KM melalui hutan menuju kampung terdekat yang ada pangkalan ojek.

Saya langsung menyampaikan keberatan ini ke Manajemen Pahala Kencana melalui email: cs.pahala@gmail.com pada hari Minggu tersebut. Karena dalam peraturan lalu-lintaspun, tidak ada pasal yang menyebutkan, bahwa bus boleh menurunkan penumpang di pinggir jalan Toll. Pada hari Senin , 29 Agustus 2011, pukul 10:30 WIB saya mendapat respon dari customer service Pahala Kencana melalui telpon, yang menyatakan, bahwa kebijakan tersebut memang dari Pusat dan harap dimaklumi dan meminta maaf.

Persoalannya adalah bukan hanya minta maaf, tetapi kami tidak bisa membayangkan jika penumpang itu adalah perempuan yang harus turun pada malam hari ditempat yang kurang kondusif keamanannya tersebut, apalagi pihak keluarga hanya bisa menjemput menggunakan mobil, karena tidak ada kendaraan umum yang bisa digunakan untuk melanjutkan perjalanan dari rest area KM 34 tersebut.

Apakah manajemen Pahala Kencana tidak berpikir jauh untuk membuat keputusan yang penuh resiko tersebut, bagaimana jika keluarga anda yang mengalami hal demikian? Padahal jika ada penumpang yang hendak berangkat, maka bus Pahala Kencana bisa mampir ke Poolnya didekat pintu keluar-masuk Toll Cikarang Barat, KM 31 tersebut untuk menaikkan penumpang. Trauma ini membuat kami berkeputusan untuk tidak lagi menggunakan Bus Pahala Kencana selamanya, kepada penumpang lain agar anda berhati-hati menggunakan bus malam ini dan mohon petugas DLLAJR untuk memperhatikan kejadian ini dan memberikan sangsi yang tegas, terima kasih.

Samsi Darmawan

Komplek Taman Sentosa A3 no. 9
Cikarang – Bekasi 17550

kompas.com

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *