Service Yamaha Berindikasi Penipuan

Just info buat semua customer/pengguna kendaraan bermotor YAMAHA.saya akan berbagi pengalaman pahit menggunakan MOTOR MATIC YAMAHA.saya baru beli mtor mio soul GT muscle.tepatnya bulan 2 thn 2015.dan skrg bulan 12/baru 10 bln sdh rusak parah pada CVT.dan itu ga trmasuk garansi.dan yg lebih parah saya servis di bengkel resmi yamaha dengan keluhan bergetar n suara CVT yg berisik.dn tuh teknisi bilang kalau ada part yg harus di ganti.
– weight
-v-belt
-air cleaner element
-brake pad
-grease CVT
-oil seal
-plug spark.

Total yg harus saya bayar itu hampir 600rb.dlam wktu singkat/ga smpe stahun tuh mtor dh rusak segitu parah.n di gantilah smua part yg saya sebut di atas.stelah selesai.trnyata tuh mtor ga sembuh juga.malah tu teknisi bilang saya harus ganti kampas kopling.

Logika’y.kalau msalah’y hanya butuh Kampas kopling yg harus di ganti.knpa part lain yg di ganti.kan ga masuk akal.ga ada bedanya dgn penipuan supaya part” yamaha habis terjual dgn ngebohongin customer.saya sdh complain via email lgsg ke contak center yamaha.tapi ga ada follow up’y sama sekali.kalau cara pelayanan yamaha kaya bgni.gmna caranya customer mengajukan keluhan atas produc yamaha yg cacat ini.yamaha cuma bisa lari dari tnggung jawab setelah jual part yg ga masuk akal.pinter yah yamaha.ga ada bedanya dgn penipu jalanan.setelah nipu,hilang entah kmna.dan keluhan motor baru yg rusak ini bkn terjadi sama sya.tapi juga pada saudara saya pada yamaha fino’y.produc yamaha matic trbaru sdh nyata cacat’y.pelayanan amatir n ga profesional.ternyata pruduc yg di jual ga susai dgn nama brand’y yg terkenal.buat kawan”.smoga jgn sampe jadi korban berikutnya.thqz

img_20150427_123426Nama Pengirim : erick
Asal Kota : jakarta
Email : eiiqambon@gmail.com
Tanggal Dikirim : 2015-12-11

Alamat dan no. telp. ada pada redaksi Komplain.info

Bengkel Resmi Yamaha Deta Cempaka Putih sangat mengecewakan

yamahaPada tanggal 12 oktober saya melakukan service gratis motor yamaha new vixion advance, saya menjelaskan kepada mekaniknya mengenai keluhan motor tsb. Keluhannya pada saat motor melaju diatas 50 km perjam timbul suara kemricik dan stang bergetar kasar, setelah dilakukan service hasilnya sama saja, mau komplain balik lg males ngantrinya.

Mekaniknya keliatannya seperti anak sekolah sedang pkl atau abal abal kali yak.

Cukup tau aja deh bengkel deta cemput jakpus

img_20151006_204003Nama Pengirim : darkom
Asal Kota : jakarta
Email : dar69kom@gmail.com
Tanggal Dikirim :

Alamat dan no. telp. ada pada redaksi Komplain.info

Nomor antrian yang mengecewakan

yamahaKalau saya service di yamaha merdeka gresik itu nomor antrian saya selalu di dahului orang lain, dan padahal saya orang pertama yg datang di situ, nggak 1kali 2kali, saya di layani seperti itu (sering), dan kata orang yg mencatat nomor antrian mengatakan, bahwa di tidak tau kalau saya datang pertama, padahal saya datang dia melihat saya…

Nama Pengirim : angga pradhitya
Asal Kota : gresik,
Email : pradhitya9889@gmail.com
Tanggal Dikirim : 2015-02-07

Alamat dan no. telp. ada pada redaksi Komplain.info

Melepas Komponen Tanpa Izin (Daya Motor Menur)

relayMaaf sebelumnya, saya mau ngasih unek unek saya mengenai pelayanan di Daya Motor Menur Surabaya.  Karena sudah melepas komponen yang saya pasang sendiri. Yang amat saya sayangkan itu dilakukan tanpa ada izin dari saya serta barang itupun tidak dikembalikan ke saya.  Melainkan hilang begitu saja.

Tolong untuk bagian manager hrd untuk lebih selektif dalam memilih mekanik.

Sekian terima kasih.

Nama Pengirim : Wirawan Santoso
Asal Kota : Surabaya
Email : wirawansantoso@ymail.com
Alamat dan no. telp. ada pada redaksi komplain.info

Waspada Teknisi nakal di Bengkel motor AHASS HONDA !

ahassSenin, 13 Januari 2013 saya datang ke bengkel resmi AHASS Honda cabang Harjamukti, Jl. Putri Tunggal no. 42 – Cimanggis, Depok untuk mengganti kabel speedo meter motor Honda Vario CBS 2010 + service. Sampai disana saya di informasikan SA dealer terkait bahwa stock speedo meternya sedang kosong. Karena sudah di bengkel, jadi saya putuskan untuk tetap service motor saya walaupun tujuan utama saya untuk mengganti kabel speedo meter yang ternyata tidak ada itemnya. SA noted, saya hanya ingin service saja tanpa mengganti Oli mesin, No Order: 002142010395, Faktur Penjualan No: 002143010444. Kemudian motor di service oleh mekanik yang bernama “Nuh Amran”. Beberapa menit di service mekanik mendatangi saya untuk konfirmasi bahwa busi harus di ganti karena sudah tidak layak pakai, tapi yang saya rasakan motor masih enak enak saja di pakai, tapi saya confirm untuk ganti businya. Kemudian mekanik tanya oli di ganti atau tidak, padahal di WO yang di catat oleh SA tidak ada catatan ganti oli, tapi saya informasikan kepada mekanik tersebut baru saja ganti oli akhir desember, jadi tidak ingin ganti oli dahulu.

Beberapa menit kemudian mekanik mendatangi saya kembali untuk konfirmasi bahwa kanvas rem depan harus di ganti karena sudah tipis. Saya oke oke saja jika memang ada yang harus diganti, karena jujur saya kurang paham jika memang sudah saatnya diganti, pun memang mekanik yang lebih mengerti masalah teknis kendaraaan yang di service. Tetapi masalahnya mekanik yang namanya tertera di struk service atas nama Nur Amran ini menginformasikan kanvas rem depan stock-nya kosong di dealer, kemudian saya dipanggil ke ruang service ditawarkan mekanik tersebut kanvas rem milik teman mekaniknya (saya tidak tahu namanya) dengan harga Rp. 20.000,- jika beli baru katanya Rp. 49.000,-

Salahnya saya oke oke saja karena berdasarkan informasi mekanik tersebut kanvas rem itu baru dan bisa di paki 3-6 bulan ke depan. Jika saya rasakan dari combi brake system rem depan saya sebelum diganti dengan kanvas rem tersebut sangat enak dan pakem. Tapi setelah diganti ini koq rasanya:

1. Tidak pakem

2. Combi Brake System nya seperti tidak sinkron dari rem belakang ke rem depan, tidak seperti sebelum di ganti kanvas remnya.

Ini masalah pertama after service di bengkel motor Honda cabang Harjamukti, Cimanggis. Rem depan bukannya pakem, malah jadi tidak pakem, settingannya lebih los dari settingan awal. Saya merasa tidak puas dengan service dari mekanik tersebut. Karena menurut saya mekanik seperti ini bisa dikatakan mekanik “nakal”. Saya tidak tahu apakah kanvas rem yang diganti itu asli atau bukan? karena setelah diganti, dan saya rasakan pemakaian remnya tidak stabil dan tidak pakem.

Service sudah selesai, Skip. Masalah selanjutnya, yang tadi saya katakan pada SA dan mekanik saya tidak ganti oli, ketika saya ingin bayarkan billing di admin ternyata tertera tagihan “OLI FLICK”. Singkatnya, saya konfirmasi kepada SA kenapa ada tagihan Oli mesin, dan SA panggil mekanik Nur Amran tersebut ke ruang admin pembayaran. Mekanik tersebut beralasan bahwa oli motor saya sudah hitam pekat dan memang harus diganti. Kalau dipikir memang warna oli hitam terang ya? SA sudah menegur mekanik ini bagaimana tanggung jawabnya karena pada WO yang di tulis SA pun tidak ada catatan customer ingin ganti oli. Tetapi mekanik ini tetap berkilah seperti tidak ingin mempertanggung jawabkan kesalahannya ini. Pastinya saya tidak ingin ada tagihan sebesar Rp. 33.000 tersebut dong karena memang bukan keinginan dan kesalahan saya disini. Tapi apa? yang harus pembaca catat disini,

1. mekanik ini tidak sopan dengan mengatakan “Halooo… dilepas dulu dong headsetnya biar denger.” Memang saya sedang memakai earphone handphone pada saat itu tetapi tidak play musik, ya… pastinya mendengar apa yang mekanik tersebut katakan.

2. Mekanik ini seperti tidak ingin bertanggung jawab dengan membayar apa yang telah ia perbuat dengan mengatakan bahwa Oli yang tadi sudah di ganti akan di keluarkan kembali kemudian di ganti dengan oli yang sudah di keluarkan dari motor saya sebelumnya. What… ??? Logika saja jika anda menjadi saya, walaupun oli yang tadi di keluarkan kemudian diganti dengan oli yang sudah dikeluarkan akan tetap dibayar tidak oli yang baru tadi? Benar-benar keterlaluan disini. Akhirnya saya katakan pada SA, daripada ribet, makan waktu kembali, kemudian service nya tidak memuaskan, di samping itu saya khawatir motor saya di apa-apain kalau itu terjadi, saya bayarkan saja menggunakan Debit BCA. Masa oli mau yang baru diganti mau dikeluarin lagi terus diganti sama oli yang baru dikeluarin? logika saja apakah tidak akan terjadi kendala tambahan nantinya? Mekanik tersebut baiknya dikenakan sangsi karena 1. Tidak sopan, 2. Service nya tidak memuaskan, 3. “nakal”, 4. Tidak empaty terhadap customer. Tetapi akhirnya dari pihak SA meminta maaf atas kesalahan ini dan biaya akan di bebankan kepada mekanik tersebut. Alasan si mekanik sih “kalau tidak ikhlas dia juga susah makan dan tidur”, jadi dia dengan terpaksa mau membayarkan kesalahan biaya ganti oli tersebut. Pakai logika kembali pembaca, ini kan kesalahan dan kelalaian mekanik tersebut, kenapa saya di bilang tidak ikhlas membayar penggantian oli mesin ya? sungguh terlalu mekanik ini berucap.

Terakhir, bukan hanya sampai disitu, singkatnya jika saya menggunakan motor saya terasa tidak enak seperti seperti sebelum di service. Motor seperti tidak stabil, tarikan kurang, berbeda dari sebelum di service, lebih enak sebelum di service.

Disini penulis hanya ingin berbagi pengalaman kepada pembaca sekalian, bahwa kita harus selalu aware kepada teknisi atau mekanik nakal seperti itu, jadi kesimpulannya dealer resmi pun tidak menutup kemungkinan adanya penyalahgunaan layanan oleh oknum-oknum mekanik tertentu. Sebaiknya pihak dealer bertindak tegas kepada mekanik yang seperti ini agar tidak terjadi kembali kepada customer lainnya. Mohon kiranya pihak AHASS Honda dapat menindak lanjuti permasalahan seperti ini agar service nya lebih baik lagi ke depannya.

Sekian informasi yang dapat saya sampaikan.

Terima kasih.

 

Danu W Wahyudi.

E: danu.w.wahyudi@gmail.com

Kecewa Membeli Franchise Bengkel F-16

Nama Lengkap: Yovinus

Email : yopie_the_blacklist@yahoo.co.id

Message:

Pada awal ny yang bikin saya tertarik dengan investasi bengkel franchise ini adalah awal ny pihak franchise terlihat konsisten dalam menawarkan kelebihan franchise ini di banding dengan bengkel lain dengan menerapkan system konsep butik fashion modifikasi dan air brush namun dalam kenyataan pihak franchise tidak menyediakan mekanik yang memadai dalam hal modifikasi malah menyediakan mekanik yang masih tergolong newbie dan dalam beberapa kasus motor tidak bisa di tangani karena keterbatasan ilmu, servis motor malah tambah rusak, motor mogok kebingungan, bingung masang sparepart racing karena gak ada pengalaman modifikasi, pihak franchise membelanjakan alat las, tachometer dan segala macam alat high tech untuk menunjang operasional dalam kenyataan mekanik tidak ngerti pake alat las tidak ada ilmu tentang alat tachometer dalam beberapa kasus konsument sendiri menyatakan mekanik seperti gini tidak layak di pekerjakan, kepercayaan konsument menjad i berkurang menyebabkan pelanggan cap bengkel buruk sehingga menjadi kerugian operasional bengkel, dari segi seperti merugi mengganti part motor yang di rusak mekanik juga sering terjadi, dan yang paling parah motor yang mao saya jadi kan maskot untuk bengkel di kerjakan 3 bulan tidak kelar-kelar itu pun harus di kerjakan di bengkel pihak franchise dan dengan mekanik pihak franchise yang sudah pro berarti mekanik yang di pekerjakan untuk franchisor itu memang tergolong newbie tidak pro, tidak bisa di bayangkan bagaimana jadi ny klo yang di tangani itu motor konsument 3 bulan tidak kelar-kelar trus untuk modifikasi masa harus ke bengkel franchise dulu, jujur saya sendiri dengan mekanik saya sendiri saya tidak yakin bagaimana klo itu penilaian konsument sendiri yang pengalaman servis di cabang bengkel F16 itu pun saya juga sudah tahu jawabannya. Inti dari poin pertama adalah dalam hal penyediakan SDM masih dalam taraf Low Quality dan tidak layak untuk di pekerjakan.

Read More

Kecewa dengan bengkel Yamaha Kediri

Nama Lengkap: Arofatin Nisa’

Alamat: jl.Brawijaya no.45.tulungrejo.Pare.Kediri

Email : bonis.cute@gmail.com

No. Telp./Hp : 081938636866

Message:

Td siang saya service motor xeon ke Yamaha jl. Hos Cokroaminoto 37 Pare.Kediri. Ini merupakan service yg ke 4 saya pada saat itu bengkelnya memang lagi ramai dan sama costumer service di sarankan untuk meninggalkan motor dan kalau motornya sudah selesai saya akan di hubungi tapi sampai jam 16.30 WIB saya tidak di hubungi.

lalu saya berinisiatif untuk mendatangi bengkel tersebut,sesampai di sana ternyata Bengkelnya sudah tutup.

Bagaimana dengan motor saya??

Read More

service motor Yamaha mengecewakan

Nama Lengkap: Salamuddin

Alamat: jl. tuasan 45 medan

Email : salamyeyen@gmail.com

No. Telp./Hp : 08126440800

Message:

Td pagi saya service motor xeon ke Yamaha jl. Bakti Medan. Ini merupakan service yg pertama sesuai buku petunjuk bhw pd km 500-1000 hrs melakukan service yg pertama.

Tapi alangkah mengecewakan, pihak kepala mekanik menolak klaim service saya krn sdh melewati sebulan sejak tgl pembelian. Saya jelaskan kalau sebulan sejak tgl pembelian motor saya msh 0 km. Krn saya tdk mungkin menjalankan motor saya tanpa dilengkapi STNK, krn STNK nya saja baru keluar sebulan setelah tgl pembelian.

Namun dia tetap bersikukuh bhw saya tdk diterima lagi utk service yg pertama, bahkan dia mengatakan kalau garansi motor saya batal dan menahan buku service saya.

Saya benar2 sangat kecewa, krn saya adalah pemakai motor yamaha selama bertahun2.

Pelayanan Flagship Yamaha Cempaka Putih Menyebalkan

Selasa, 3 Januari 2012 | 23:59 WIB

Hari Selasa tanggal 3 Januari 2011 pukul 09.00 pagi saya melakukan service rutin di bengkel Flagship Yamaha Cempaka Putih. Oleh SA-nya dikatakan bahwa service membutuhkan waktu kira-kira 90 menit. Karena itu saya tunggui karena dengan asumsi paling molor-molornya juga 2,5 jam jadi sebelum pukul 12 saya sudah bisa pulang untuk mengerjakan pekerjaan saya.

Saya lihat juga motor saya langsung dibawa ke ruang bengkel. Jam sebelas belum selesai juga dan masih saya maklumi. Kira-kira pukul 11.15 bagian mekaniknya mengatakan bahwa service sudah selesai dan tinggal menunggu endgrip yang masih dicarikan. Dan ternyata mencari sparepart tersebut sungguh lama dan baru sekitar jam 12 si mekanik mengatakan bahwa service sudah selesai. Di sinilah kekesalan saya mulai. Ketika mau bayar tak ada satupun petugas di sana.

Saya tanya ke petugas SA yang ada di sana katanya saat itu adalah jam istirahat dan dia mengatakan bahwa kasir hanya ada satu orang. Okelah saya maklum dengan waktu istirahat, tapi apakah tidak bisa digilir waktu istirahat tersebut sehingga tidak ada orang yang dirugikan waktu seperti saya? Saya dipaksa untuk menunggu selama satu jam dan hanya menemukan kasir yang sangat tidak cekatan. Terbukti mencetak invoice saja tidak bisa-bisa. Kekesalan saya yang kedua adalah ketika mau membayar, seperti pada service-service sebelumnya saya selalu membayar pakai debit BCA, dan mudahnya si kasir berkata mesin geseknya rusak dan belum dibetulkan oleh pihak bank.

Read More