Plagiat Identitas

Suatu hari saya mengajukan permohonan untuk kredit motor ke BPRS Al Salam. Setelah surveyor dari BPRS Al Salam mengunjungi rumah saya dan mengambil data-data yang diperlukan sebagai syarat pengajuan kredit kendaraan bermotor roda dua, saya menunggu proses selanjutnya yaitu pengecekan SID di Bank Indonesia. Keesokan harinya, saya diberitahu bahwa pengajuan kredit saya ditolak oleh BPRS Al Salam karena saya mempunyai masalah SID di Bank Indonesia pada level 5 (lima). Saya terkejut dengan pemberitahuan tersebut karena saya tidak pernah merasa bermasalah terhadap SID. Setelah saya telusuri kembali, ternyata saya tercatat mempunyai masalah tunggakan pembayaran kartu kredit Bank Danamon. Saya langsung naik pitam karena selain membuang-buang waktu saya, saya juga merasa dirugikan karena pencemaran nama baik dan citra saya sebagai debitur menjadi jelek.

Selain itu saya juga merasa dirugikan karena telah membuang-buang pulsa saya menelpon customer service Bank Danamon untuk klarifikasi yang pada akhirnya tidak ada penyelesaiannya. Saya tidak pernah mengajukan permohonan pembuatan kartu kredit Bank Danamon. Tidak pernah juga mempunyai kartu kredit Bank Danamon, apalagi menggunakan kartu kredit Bank Danamon. Tetapi kenapa nama saya bisa dijadikan sebagai tameng dan kambing hitam untuk menutupi orang yang sebenarnya terlibat maalah tersebut?

Read More

Mohon Perhatian bagi Bank Indonesia!

Minggu, 7 Agustus 2011 | 19:13 WIB

Saya menabung di BPR Artha Karya Usaha, Jl. Rajawali No. 18 B Bandung. Dua minggu yang lalu saya mengirim surat pencairan dari Balikpapan, sampai sekarang belum juga dicairkan.

Bank Indonesia sebagai pengawas mestinya punya kewajiban untuk membina. Bahkan kalau BPR tidak bisa dipertahankan, ya dibubarkan saja. Terima kasih.

Sisworo
Jl. Wonorejo RT. 66 NO. 69
Balikpapan