Keluhan Pengembang Metropolitan Land Tbk

Komplain : Rudy

Bapak  Ir.Ciputra yang terhormat, saya sengaja menghubungi bapak, untuk memohon bantuannya menyelesaikan persoalan yang saya hadapi dengan salah satu perusahaan yang bapak Pimpin, berbagai  cara saya sudah tempuh,mulai dari surat menyurat dan berusaha menemui direksi atau pimpinan yang mengambil keputusan atas masalah yang saya hadapi dan tidak menemukan titik temu. ( bagian Legal tidak pernah mengijinkan saya bertemu dengan pengambil keputusan ) . Selama ini  Saya tidak pernah dilayani dengan baik dan  lebih dari 1 tahun saya terus berjuang untuk menghadapinya. Manajemen PT. Metropolitan land Tbk  tidak pernah merespon dengan baik dan cenderung mengabaikan masalah besar yang saya hadapi.  Selalu saya  yang  pro aktif mendatangi  manajemen menanyakan penyelesaian, dan beberapa kali saya sering tidak mau ditemui dan diusir dengan alasan mereka sedang sibuk, membatalkan janji pertemuan  secara sepihak,  atau saya akan dipertemukan dengan orang yang tidak bisa mengambil keputusan dan hanya bisa menerima keluhan saya.  Saya menilai Manajemen berusaha membiarkan masalah ini hingga saya bosan menindaklanjutinya. Saya adalah seorang Pelaku UKM yang sebelumnya menjalankan usaha jualan online dari  rumah. Dan sejak adanya  aturan dari pemerintah untuk tidak mengijinkan menggunakan rumah sebagai tempat usaha, saya mulai berusaha membeli salah satu ruko yang ditawarkan oleh metropolitan land yaitu ruko Niaga Metland Menteng .
Tanggal  1 juli 2015 Pembelian ruko saya lakukan dengan dukungan kredit dari Bank Central Asia ( BCA). Sejak penandatanganan penjanjian kredit,akte notaris serta balik nama,  saya menemukan banyak hal yang tidak pernah disampaikan oleh manajemen Metropolitan Land. Sehingga sejak serah terima  ruko tersebut saya sangat dirugikan baik waktu,tenaga,uang dalam mengurus berbagai persoalan yang saya harus hadapi.
Berselang waktu  1 bulan kemudian, saya telah di gugat oleh PT.Global Sahat Arta, atas pernyataannya bahwa mereka adalah pemilik yang sah atas  Ruko tersebut, berbagai tekanan serta ancaman yang dilakukan oleh perusahaan tersebut selalu saya laporkan kepada pihak pengembang dan Bank pemberi kredit dan tidak mendapat tanggapan atau dukungan untuk penyelesaiannya. Hingga akhirnya pada tanggal 13 November 2015 PT.Gobal Sahat Arta menggugat saya di Pengadilan Negeri Jakarta Timur dengan nomor perkara : No.396/Pdt.G/2015/PN Jaktim. Dengan tuntutan  ruko tidak diijinkan digunakan dan menjadikan sita jaminan perkara.

Sudah lebih dari 1 tahun masalah gugatan hukum ini belum juga selesai, dan saya sudah berulang kali mencoba meminta pertanggungjawaban dari Manajemen Metropolitan Land dan meminta ganti rugi. Metropolitan Land tidak pernah mendampingi atau  memberikan kuasa hukum yang membantu saya menghadapi persidangan,  Dan Manajemen Metropolitan juga  tidak bersedia memberikan ganti rugi dalam bentuk apapun, dan saat saya minta surat tertulis atas pernyataan itu, dijawab tidak perlu ada tertulis , cukup jawaban lisan saja. Bahkan Manajemen menantang saya silahkan menggugat Metland Menteng di Pengadilan.  Berbagai pertemuan yang saya lakukan dengan manajemen semua saya rekam dan mempunyai bukti yang sangat lengkap. Pengalaman saya sejak awal membeli ruko ini, menyimpulkan pelayanan dari  Perusahaan sebesar  PT.Metropolitan Land Tbk sangatlah buruk dan tidak sesuai dengan visi misi menjadi perusahaan yang dapat dipercaya. Persoalan lainnya  yang saya keluhan mengenai kualitas bangunan yang sangat buruk, ruko baru kualitas setara  ruko bekas. Belum lebih dari 3 bulan kami menggunakan ruko tersebut, sudah bocor cukup parah disetiap lantai dan tidak ada tindak lanjut yang tuntas dari  manajemen dalam penyelesaiannya.

Bapak Ir. Ciputra, Saya percaya bapak pasti dengan bijaksana  bisa memahami dan memberikan solusi atas persoalan yang saya hadapi, saya sangat berharap dan menunggu tanggapan dari bapak,  terima kasih atas perhatiannya. GBU

Pengirim : Rudy

 

PPJB Palem Group

Nama : Effendi Kartadinata
Email : effendikt@yahoo.com

Message:

Pembaca yang budiman,

Dengan disertai permohonan maaf, bersama ini saya menarik/ membatalkan surat saya yang ditayangkan pada bulan Desember 2011 mengenai Developer Palem Group (PT. Palem Era Mandiri) yang meminta saya menanda-tangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) yang ternyata isinya mengecewakan / memberatkan / merugikan saya. Selanjutnya permasalahan dimaksud akan kami atasi secara musyawarah dan mufakat.

Salam,

Effendi

 

Grand Depok City, Rumah dibangun tidak sesuai yang dijanjikan

Nama LengkapAsri Angga Permana

Alamat: Jl Tiang Kayu Putih

Email : abu.althaffaiz@gmail.com

No. Telp./Hp : 081586400444

Message:

Pada Agustus 2011 saya mengambil kavling di Puri Insani 1 Blok G No D4 Perumahan Grand Depok City dengan denah rumah, Ls Tanah dan Ls Bangunan yg disepakati bersama dengan developer. Pada Oktober 2011 kami mengecek kondisi rumah yang sudah naik batu bata. Setelah diamati saya mencurigai ada kekeliruan pada bangunan saya dimana sisa tanah belakang yang seharusnya 3m namun pada kenyataannya hanya 2m.

Setelah melakukan review bersama developer, ditemukan bahwa GSB Bangunan keliru dimana GSB terlalu mundur 1m dari yang seharusnya dan menyebabkan sisa tanah belakang menjadi tidak sesuai yang ditawarkan.
Komplain segera saya ajukan pada akhir oktober 2011, namun penanganan pihak developer sangat lama. Setelah menunggu berbulan-bulan. Pada akhir februari 2012, developer menyampaikan bahwa GSB rumah saya akan diperbaiki namun ditarik kembali dengan alasan yang tidak jelas. Pada akhir Maret 2012, developer kembali menawarkan solusi untuk memindahkan kavling saya dengan lokasi yang lebih jauh dari gerbang depan. Selain itu saya dikenakan biaya tambahan untuk menutup kelebihan tanah pada kavling baru yang ditawarkan.

Sebagai konsumen, saya kecewa dengan pihak developer karena tidak mengindahkan komplain konsumen dan meneruskan pembangunan rumah saya hingga jadi dengan GSB yang keliru.

Ditipu Wismamas Citraraya

Rabu, 21 September 2011 | 13:50 WIB

Bulan Januari 2005 saya memutuskan untuk membeli 1 unit rumah di perumahan Bintara Loka Indah (BLI) Tipe 36 dengan Luas Tanah 90M2 dengan developer Wismamas Citraraya dengan cara KPR melalui Bank Tabungan Negara Cabang Ciputat dengan jangka waktu 10 Tahun.

Pada Bulan Agustus 2005 saya menandatangani akad kredit di hadapan Notaris SELY PURBA, SH dan sekaligus menaikkan status kepemilikan rumah&tanah saya tersebut dari HGB menjadi SHM. Bulan Januari 2011 saya memutuskan untuk melunasi tagihan saya di BTN cabang Ciputat.

Setelah menerima segala dokumen, saya baru menyadari bahwa SHM yg saya terima hanya 76 M2. Padahal jelas-jelas di Akad Kredit, AJB ditulis 90M2,kemana Sertipikat saya yang 14M2 ? Saya coba tanya ke notaris beliau mengatakan bahwa itu bukan tanggung jawab nya dan menyarankan saya untuk menanyakan hal ini ke Developer Wismamas dengan bagian legalnya.

Read More

Menunggu Refund DP Citra Indah Cibubur

Selasa, 20 September 2011 | 09:23 WIB

Genap sudah satu tahun saya membayar uang muka rumah di Perumahan Citra Indah Cibubur untuk Klaster Bukit Azalea Blok AF 01-23. Pada bulan April lalu saya sudah memberikan dokumen kelengkapan KPR rumah saya untuk 2 bank yaitu Mandiri dan BCA. Tetapi setelah menunggu sekian lama, sampai hari ini tidak ada kabar dari pihak Citra Indah, dan dari pihak bank.

Saya sudah menghubungi sales KPR dari BCA, beliau bilang KPR saya ditolak, dan admin dari pihak KPR Citra Indah memberitahukan bahwa dokumen KPR saya di bank Mandiri dikembalikan. Bagaimana dengan DP saya? karena di surat perjanjian jika KPR saya di refund maka uang DP saya yang berjumlah Rp. 21.152.171 akan dikembalikan.

Read More

Menunggu Refund DP Citra Indah Cibubur

Senin, 19/09/2011 12:34 WIB

Jakarta – Genap sudah satu tahun saya membayar uang muka rumah di Perumahan Citra Indah Cibubur untuk Klaster Bukit Azalea Blok AF 01-23.

Pada bulan April lalu saya sudah memberikan dokumen kelengkapan KPR rumah saya untuk 2 bank yaitu Mandiri dan BCA, tetapi setelah menunggu sekian lama, sampai hari ini tidak ada kabar dari pihak Citra Indah, dan dari pihak bank. Saya sudah menghubungi sales KPR dari BCA, beliau bilang KPR saya ditolak, dan admin dari pihak KPR Citra Indah memberitahukan bahwa dokumen KPR saya di bank Mandiri dikembalikan.

Read More

Pengembang BKM Bandung Mengecewakan

Kamis, 04/08/2011 11:40 WIB

Bandung – Kami pembeli rumah di komplek Bojong Koneng Makmur (BKM) dengan pengembang PT Titian Sakti Makmur (TSM) yang dulu berkantor di Jl Purwakarta 202 dan Komp. Surapati Core Blok K No 12) Bandung menyatakan sangat kecewa dan merasa ditipu oleh TSM.

Jumlah total rumah/kavling di BKM 106 unit, dari 50 rumah yang sudah ditempati, semuanya diperoleh melalui berbagai upaya yang melelahkan.

Read More

Ketinggian Pagar Pembatas Green Lake City

Senin, 25 Juli 2011 | 09:16 WIB

Pagar pembatas komplek perumahan Green Lake City dengan perumahan warga di Kel. Petir, Kec. Cipondoh, Kota Tangerang setinggi kira2 5 meter. Sehingga rentan membahayakan warga jika terjadi hal yang tidak diinginkan/rubuh.

Dimana ketentuan tinggi pagar belakang adalah apabila tidak terdapat dinding bangunan lantai atas pada batas pagar tersebut (hanya pagar pembatas saja), maka tinggi pagar batas maksimum adalah 3 meter. Sehingga ketinggian 5 meter tidak sesuai dengan ketentuan dan membahayakan warga sekitar.

Cahyadi
Jl KH Ahmad Dahlan No.22 rt.03/10 Kel Petir, kec. Cipondoh,
Tangerang

Kompas.com

Pagar Pembatas Green Lake City Membahayakan

Tangerang – Pembatas komplek Perumahan Green Lake City setinggi 5 meter membahayakan warga di kelurahan Petir, Kec. Cipondoh, Tangerang.

Dimana batas ketentuan tinggi pagar belakang adalah apabila tidak terdapat dinding bangunan lantai atas pada batas pagar tersebut (hanya pagar pembatas saja), maka tinggi pagar batas maksimum adalah 3 M. Sehingga ketinggian pagar 5 meter tidak sesuai ketentuan dan membahayakan warga jika terjadi musibah atau roboh.

Mohon untuk pihak Pemda Kota Tangerang dapat membantu menyelesaikan masalah ini.

Cahyadi
Jl KH Ahmad Dahlan no. 22 Petir, Cipondoh
cahyadi@telkomsel.co.id
0811195309

Detik.com

PT MBS Surabaya, Kapan Listrik Rumah Dipasang?

Jakarta – Tahun 2011 awal bulan Januari saya sudah realisasi atas rumah yaitu di Palm Residence, Palm Sememi Timur 30 Surabaya (KPR).

Dan saat itu sebenarnya rumah masih belum fix utk ditempati, dan untuk kebutuhan pokok sebuah rumah yaitu air dan listrik, juga masih belum dipasang. Ketika saya menempati rumah awal bulan Februari 2011 sampai sekarang, air dan listrik masih “jumper” dari rumah kosong dan dari Pos Security.

Sudah beberapa kali saya menghubungi bagian operasional yang mengatakan saat ini sedang diusahakan, karena vendor yang menggarap instalasi listrk di perumahan baru diganti karena bermasalah. Yang saya herankan kenapa rumah di Palm Sememi Tengah yang baru saja dibangun bisa langsung dipasang listrik? apakah beda management?

Kepada Bapak Pimpinan Manajemen PT MBS (PT Multi Bangun Sarana), mohon segera menanggapi permasalahan saya ini.

Himawan Listiyanto Putro
Palm Residence, Palm Sememi Timur No 30 Sememi, Benowo
himawan.lp@gmail.com
081332328264

Detik.com