Bhinneka Menjual Barang Cacat, Konsumen Harus Menanggung

bhinnekaBhinneka Menjual Barang Cacat, Konsumen Harus Menanggung

Jumat, 2 Mei 2014 | 10:17 WIB
Pada tanggal 24 April 2014, saya membeli produk VGA Card melalui website Bhinneka. Melalui email dari sales Consultant Bhinneka, Ibu Sarah, beliau memberitahukan bahwa barang yang dimaksud tidak tersedia dan menyarankan untuk mengganti dengan produk Digital Alliance.

Akhirnya setelah saya mencoba mengganti dengan produk lain, tetapi barang yang saya inginkan juga tidak tersedia, akhirnya saya setuju untuk membeli produk Digital Alliance tersebut. Pada tanggal 28 April, saya menerima VGA card yang saya beli, dan langsung saya coba pasang di komputer. Ternyata port DVI pada vga card tersebut cacat, sehingga saya tidak bisa memasukan/mencolokkan kabel DVI monitor ke komputer.

Setelah saya email ke Ibu Sarah, beliau setuju untuk menukar vga card yang cacat tersebut dengan yang lain. Saya kirimkan vga card yang cacat tersebut ke Bhinneka pada hari itu juga. Pada tanggal 30 April, vga card sampai di Bhinneka bagian service. Saya dihubungi oleh Bapak Arianto Kurniawan melalui email yang menyatakan bahwa terdapat cacat fisik.

Ketika saya minta penggantian unit, beliau menyatakan bahwa kerusakan fisik tersebut tidak dicakup dalam garansi apalagi untuk proses refund. Saya menyesalkan kondisi ini karena seolah-olah Bhinneka menjual barang cacat, dan melemparkan tanggung jawabnya kepada konsumen. Seolah-olah konsumen yang merusak unit tersebut. Padahal saya sebagai konsument belum sempat menggunakan unit yang saya beli di Bhinneka tersebut. Tetapi harus menanggung kerugian dengan harus menunggu keputusan dari Digital Alliance apakah tercover garansi atau tidak.

Saya mohon Bhinneka untuk segera memberi solusi (menukar unit/refund). Karena sampai saat ini masih belum ada keputusan dari Bhinneka.

BAMBANG SRI KUNCORO
Kompleks Palem 305 PT CPI Rumbai

Hati-Hati Membeli Produk LG!

Kamis, 17 November 2011 | 12:01 WIB

Saya membeli 21 monitor LG model L1742SE-PFU pada Desember 2010. Setelah berjalan sekitar 11 bulan pemakaian, ternyata ada beberapa monitor yang mengalami kerusakan yang sama. Karena masih bergaransi maka saya segera membawa ke service center yang ditunjuk oleh LG di Purwokerto.

Setelah diperbaiki ternyata masih mengalami kerusakan yang sama. Saya menghubungi layanan konsumen LG, yang diterima oleh Pak Hari yang menyarankan saya agar membawa monitor LG tersebut ke service center resmi LG terdekat yaitu Yogyakarta, sekitar 4 jam dari kota saya.

Read More