Teknisi Service Center ASUS yang Kurang Ajar

Asus_logoBerawal dari pembelian notebook ASUS X452E pada tgl 29 Mei 2015 di salah satu toko komputer di lippo mall Karawaci lt.3. Sebelum transaksi pembayaran berlangsung, saya sudah pastikan kondisi segel utuh dan tidak rusak, dan pihak toko memberikan garansi resmi ASUS yaitu 2 tahun. 2 bulan pemakaian keyboard mengalami gangguan/ kerusakan.

pada tanggal 05 Juli saya membawa kembali ke toko yang saya beli untuk claim garansi. Pihak toko memberi kesanggupan untuk claim garansi.

Tanggal 23 Juli saya mendapatkan telepon dari toko tersebut bahwa garansi ASUS saya tidak berlaku karena terdapat tumpahan cairan di dalam keyboard.

Saya bilang tidak mungkin itu terjadi karena tidak ada anak kecil yang ikut menggunakan laptop tersebut. Dengan penasaran tanggal 26 Juli saya datang ke toko tersebut ,meminta agar pihak toko menunjukan bukti tumpahan cairan tersebut, pihak toko tidak mampu menunjukan bukti tersbut. Perdebatan pun terjadi. Saya pun menganggap toko tidak bertanggun jawab atau lalai.

Saya pun membawa ke toko lain ( toko lain yang saya kenal ), dan saya memberi tahu mereka mengenai keluhan yang saya alami. Teknisi saya meyakinkan bila laptop di  bongkar maka garansi akan hangus. Saya pun meng-iyakan karena dari pihak ASUS mengatakan bahwa garansi saya sudah tidak berlaku. Teknisi ini pun membongkar laptop saya dan memang terdapat cairan di keyboard tersbut. Dimana cairan itu adalah kopi hitam.

Namun kesalahan ini tidak dapat saya terima karena bila terjadi tumpahan pada keyboard, maka tumpahan tersbut akan bersisa di area tuts keyboard dan bukan terjadi hanya di dalam lempengan keyboard ( gambar akan saya lampirkan nanti ). Di sini bisa saya pastikan bahwa terjadi tumpahan tersebut pada saat TEKNISI ASUS sedang membongkar laptop saya tersebut. Mengapa saya bisa berkata demikian?

1. Bila terjadi tumpahan , di sekitar area tuts akan terasa lengket. Namun ini tidak terjadi, tuts keyboard bersih

2. Bila terjadi tumpahan, mainboard / motherboard akan terkena dampak yang lebih besar yaitu korslet. Ini juga tidak terjadi, hanya terdapat beberapa tetesan kopi di daerah luar mainboard

Dengan bukti ini, saya mengganggap pihak TEKNISI ASUS kurang ajar dan tidak bertanggung jawab dengan profesi nya sebagai teknisi dengan cara melimpahkan kesalahan kembali ke pemilik laptop. padahal garansi masih berlaku dan saya sebagai pemilik laptop kecewa dengan pelayanan ASUS Service Center yang tidak becus, tidak berkompeten, tidak bertanggung jawab terhadap konsumen dan tidak bertanggung jawab dengan produk yang di jual nya.

Salam kecewa dari saya sebagai konsumen, ASUS service center.

Antony Hartanto
Jakarta

Nama Pengirim : Antony Hartanto
Asal Kota : Jakarta
Email : hartanto.antony@gmail.com
Tanggal Dikirim : 2015-07-28

Alamat dan no. telp. ada pada redaksi Komplain.info

 

Jpeg
Jpeg

Pengalaman Buruk Di Acer Service Center Mangga Dua Square

Sabtu, 20 Agustus 2011 | 11:54 WIB

Pada tanggal 15 Agustus 2011 saya datang ke Acer Service Center Mangga Dua Square, karena baterei netbook saya (acer aspire one D255) tidak bisa full 100%, saat di charge hanya maksimal mencapai 88% saja. Ini adalah kali kedua baterei netbook acer saya mengalami gangguan dari sejak saya beli tanggal 29 Oktober 2010 (masih dalam masa garansi 1 tahun). Saya tidak mempermasalahkan kualitas baterei, yang mana barang elektronik bisa rusak kapan saja. Tetapi saya kecewa dengan pelayanan SDM Acer Service center yang kurang koordinasi satu dengan yang lainnya.

Read More

Harga Part HP Mini Berlipat dari Harga Unit Baru

Selasa, 02/08/2011 09:36 WIB

Sidoarjo – Kamis, 28 Juli 2011 saya bermaksud memperbaiki HP Mini 210-1014TU di HP Service Centre Wisma Intiland Surabaya.

Setelah dicek teknisi ternyata HP Mini saya rusak di motherboardnya. Setelah menanyakan berapa biaya ganti motherboard, betapa terkejutnya saya, harganya Rp 7,6 juta. Info harga di dapat dari CS langsung.

Merasa tak percaya dengan info tersebut, saya mencoba via telepon setelah pulang. Saya memastikan kebenaran biaya ganti motherboad tersebut. Ternyata memang benar Rp 7,6 juta kalau spare part lama dibawa konsumen, kalo exchange, biaya Rp 5,4 juta.
Read More