Upah Penerjemah Freelance TNS yang Selalu Tertunda

Senin, 17/10/2011 10:22 WIB

Depok – Saya adalah salah satu penterjemah freelance TNS sebuah perusahan bertaraf internasional yang memberikan jasa penelitian pasar bagi perusahaan-perusahaan lokal dan multinasional.

Sebagai penterjemah paruh waktu saya merasa tidak berdaya untuk menuntut hak saya yaitu upah saya sebagai imbalan dari jasa menterjemahkan yang saya berikan kepada TNS untuk kuesioner-kuesioner, verbatim, PPT, excel. Saya merasa TNS memiliki system pembayaran yang tidak biasa. Umumnya fee seorang penterjemah akan dibayar segera setelah proyek yang diberikan selesai.

TNS yang bertaraf internasional membayar fee nya paling cepat sebulan setelah proyek selesai. Jadi prosesnya adalah setelah proyek selesai saya disuruh mengirimkan invoice, jika invoice dikirim sebelum tanggal 20 maka fee akan dibayar per tanggal 5 bulan berikutnya. Jika invoice masuk lewat tanggal 20 maka fee akan dibayar bulan lusa.
Read More