KTA PNS untuk GBT Aktif

BRI telah membuat kebijakan baru untuk kredit tanpa agunan bagi pegawai aktif (PNS) yaitu maksimal RPC 75% dari gaji dan jangka waktu sampai dengan 15 tahun. akan tetapi, perubahan ini justru merugikan nasbah.
Tingkat suku bunga Kredit tanpa agunan untuk program GBT Aktif BRI naik. Angsuran semakin mahal. Ditambah perubahan sistem bunga anuitas yang justru merugikan nasabah. Padahal sangat disayangkan bahwa perubahan kebijakan tersebut merugikan pihak Bank BRI, yaitu banyak nasabah yang terpaksa takeover ke Bank lain. Harusnya BRI harus banyak mendengarkan keluhan dari nasabahnya.

????????????????????????????????????
????????????????????????????????????

Nama Pengirim : Rofiq
Asal Kota : Kebumen
Email : rofiq.trihartanto@yahoo.com
Tanggal Dikirim : 1987-09-24

Alamat dan no. telp. ada pada redaksi Komplain.info

Keluhan Pelunasan KTA Standard Chartered

Saya nasabah lama KTA Standard Chartered Bank, sudah berjalan 42 Bulan Sisa 18 Bulan lagi.
Berhubung saya akan mengajukan KPR dan syarat dari Pihak Bank dimana saya mengajukan KPR adalah harus ditutup KTA di Standard Chartered Bank untuk mendapatkan Plafon Maksimal. Dan harus dilunasi di bulan september ini.

Maka pada tanggal 18 September saya menghubungi CS SC di 021-57999988 untuk menanyakan jumlah yang harus dibayarkan untuk pelunasan pada tanggal 22 September 2015. Saya pun mendapatkan informasi bahwa dana yang harus disetor sebesar Rp. 22.738.836 dan saya dijelaskan bahwa perhitungan itu per tanggal 22 September 2015 jika lewat dari tgl tsb maka perhitungan berubah.

Saya sudah transfer pada tanggal 22 September 2015 sesuai dengan nominal yang diberikan. Dan langsung mengontak CS SC di 021 – 57999988 dan dikonfimasi bahwa dana sudah masuk, hanya tinggal pendebetan dan Proses Penerbitan Surat Keterangan Lunas 5 hari kerja.
Pada tanggal 29 September saya mendapat sms bahwa ada pendebatan sejumlah angsuran yang biasa didebet setiap bulan.
Langsung saya kontak CS SC, dan saya benar benar kecewa dengan jawaban dari SC. Pertama di terima oleh saudara Bian, dia memberitahukan bahwa dana sudah masuk dan menyuruh saya untuk menunggu proses pelunasannya. Saya tidak terima kenapa harus menunggu lagi. Saya minta untuk berbicara dengan bagian pelunasan. Eh telepon malah ditutup.

Saya telepon kembali dan diterima oleh saudari Tanti, saya diinformasikan bahwa note untuk pelunasan baru diterima hari ini (tanggal 29/9/2015) dan akan diproses menunggu 3 hari kerja.
Saya sungguh heran dengan cara standard chartered ini, apakah mau menjebak atau bagaimana? dana untuk pelunasan sudah terdebet untuk angsuran nanti pasti akan kurang saat akan didebet untuk pelunasan.
Bagaimana nasib KPR saya?

foto-lendiNama Pengirim : Rokhmat Maulandi
Asal Kota : Bogor
Email : lheindhie@yahoo.com
Tanggal Dikirim :

Alamat dan no. telp. ada pada redaksi Komplain.info

Pelunasan pinjaman kredit

Logo_BTPN_lowresKenapa pelunasan pinjaman kredit di bank btpn terlalu berbelit lain halnya bank lain
baru kali saya pelunasan bukti kwitansi pelunasan saja belum ada harus menunggu dari
kantor pusat pihak bank mengatakan hrs mengajukan permohonan pengajuan, kami
lakukan tgl 13 mret 2015 di kntor cabang setempat tanggal 17 maret 2015 pembayaran
total pokok pinjaman saya beserta pinalty 2x angsuran plus bunga berjalan sampai
awal bulan kenapa…?padahal aya sudah melakukan pembayaran keseluruhan kewajiban
saya sbg nasabah bank sampai saat ini belum ada kepastian harus menunggu dari pusat
kenapa waktu pertama meminjam cepat dan mudah tapi di akhir pelunasan sebelum jatuh
tempo dipersulit bukannya bank akan lebih senang byangkan saja mendapatkan kredit
macet bagaimana ..?psti pusingkan dapat teguran audit dari atasan

Nama Pengirim : Kusmanto
Asal Kota : Boyolai
Email : nazwa_rizkykurniawan@yahoo.co.id
Tanggal Dikirim :

Alamat dan no. telp. ada pada redaksi Komplain.info

Klarifikasi Tagihan KTA HSBC

Nama Lengkap: Adham ZR

Alamat: TAMALANREA A NO. 112 MKS

Email : Adham_Zulfiqar@yahoo.com

No. Telp./Hp : 08124213191

Message:

Pada minggu-minggu terakhir bulan November 2011 saya tiba-tiba diteror telepon dari collector HSBC KTA menagih pembayaran angsuran KTA HSBC yang setahu saya sudah lunas 1,5 tahun yang lalu dan baru menghubungi lagi.

Seingat saya, saya tidak pernah menunggak. Pembayaran angsuran selalu saya usahakan terbayar tepat pada waktunya. Biasanya sebelum jatuh tempo pihak bank sudah mengingatkan nasabah melalui telpon atau sms. Peringatan ini tidak pernah terdengar lagi sejak bulan Agustus 2010 sampai pertengahan bulan November 2011, artinya tidak ada lagi yang perlu ditagih, alias lunas.

Read More

KTA HSBC (Personal Loan) Menyebalkan

Kamis, 20 Oktober 2011 | 01:27 WIB

Saya nasabah HSBC Personal loan merasa dirugikan dengan adanya biaya keterlambatan akibat kekurangan pembayaran yang muncul dari kekurangan pembayaran premi asuransi yang sebelumnya tidak pernah saya dapatkan konfirmasinya lewat surat resmi atau berupa lembaran polis resmi asuransi.

Kekurangan tersebut ditagihkan tiap hari lewat telpon seakan-akan saya tidak mampu membayar kekurangan sebesar Rp 116.000 saja, sungguh menyebalkan dan mengganggu privasi saya, Hal ini tidak akan terjadi jika pihak HSBC dari awal mampu memberikan informasi lewat surat atau telpon perihal konfirmasi asuransi dan revisi kontrak akibat penambahan premi asuransi.

Read More

Kecewa dengan Standard Chartered Bank

Senin, 17 Oktober 2011 | 12:15 WIB

Memang sudah banyak saya baca keluhan mengenai pelayanan Standard Chartered Bank di media-media, tapi karena pengalaman pertama KTA saya dengan Bank tersebut tidak bermasalah,maka ketika ada tawaran dari salah satu karyawan marketing mereka yang memohon dengan sangat saya menerima tawaran tersebut supaya dia mendapatkan komisi, saya terima.

Memang kelalaian terbesar saya adalah tidak membaca dengan rinci perjanjian maupun syarat dan ketentuan yang berlaku,serta terbuai rayuan dari asuransi Prudential yang ditawarkan dengan menambahkan sejumlah biaya pada tagihan cicilan tetap saya. Tapi asuransi tersebut tidak saya teruskan dan saya tidak membayar polis yang sudah ditetapkan,sehingga pihak prudential akhirnya membatalkan semua perjanjian asuransi dan polis yang ditetapkan dengan mengirim surat tertulis kepada saya, dan sudah saya fax dua kali di waktu yg berbeda kepada pihak Standard Chartered dan konfirmasi bahwa asuransi tersebut batal.

Read More

Informasi KTA Standard Chartered tidak Real

Kamis, 15/09/2011 14:14 WIB

Ciputat – Tertarik dengan iklan KTA Standard Chartered Bank (SCB) di berbagai media yang menawarkan proses KTA cepat (3 hari) dan juga dikarenakan adanya keperluan finansial dalam waktu singkat, saya mengajukan aplikasi kepada SCB.

Pada awalnya saya mengajukan via internet dengan mengisi data-data di website SCB. Namun tidak ada kabar berita mengenai kelanjutannya, saya coba hubungi Call Center dan diarahkan ke agensi marketing yang dirujuk oleh staf Call Center SCB. Pihak agensi menjemput dokumen yang diperlukan ke kantor saya.

Setelah itu saya menerima SMS dari SCB yang memberitahukan bahwa aplikasi saya sudah diterima dengan lengkap dan akan diproses dalam waktu 3 hari kerja dihitung mulai tanggal 9 September 2011. Karena adanya janji proses 3 hari kerja, saya coba hubungi lagi Call Center pada tanggal 14 September 2011.
Read More

Kredit ANZ sudah Lunas Masih Ditagih

Selasa, 23/08/2011 16:44 WIB

Jakarta – Saya sudah melunasi KTA (kredit tanpa agunan) dari ANZ Bank. Namun selama ini saya masih mendapat tagihan via sms.

SMS ini tentu saja sangat mengganggu karena saya sudah melunasi semua hutang saya lebih awal pada tanggal 4 Agustus 2011 via teller BCA, padahal angsuran saya masih dua tahun lagi. Saya menghubungi CS ANZ untuk dibuatkan bukti pelunasan csnya utk dibuatkan surat bukti pelunasan.

Apakah ANZ tidak punya data nasabah yang sudah melunasi hutangnya lebih awal?

Feri Kuntoro
Jl. Percetakan Negara III B-115 Jakarta Pusat
ferikuntoro@gmail.com
085211983828

detik.com

KTA Bank Danamon tidak Transparan

Selasa, 16/08/2011 11:24 WIB

Mugiyanto Umar Yunizar – suaraPembaca
Jakarta – Saat ini saya memiliki fasilitas KTA dari Bank Danamon dengan no. rekening pinjaman 104914312 sebesar Rp. 24 juta sejak Februari 2010 dan telah berjalan sekitar 17 bulan.

Hingga kini saya belum pernah menerima ataupun menandatangani perjanjian kredit dan daftar angsurannya, termasuk penjelasan metode perhitungan bunga yang digunakan karena sebelumnya konfirmasi angsuran per bulan hanya melalui telepon itu juga cuma sekali.

Tanpa ada keterangan terkait bunga dan metode perhitungannya, setelah saya cek ternyata oustanding tagihan per Agustus 2011 masih sebesar Rp. 19,16 juta, padahal setiap bulan saya telah membayar Rp. 980 ribu atau Rp. 16,6 juta (selama 17 bulan). Akibat tidak adanya transparansi informasi dari pihak Bank Danamon kepada nasabahnya pada awal pembiayaan maka dapat berpotensi menyesatkan pengguna produk.

Read More