Petugas Kelurahan Matre

jaya raya 2saya mau ajukan komplain ke petugas kelurahan batu ceper ,
2x saya mendapatkan pengalaman tidak mengenakan…

1. waktu pengurusan surat pengantar nikah 2 tahun lalu saya dimintai uang sebesar rp.1.000.000 hanya untuk pengantar nikah, jika saya tidak berikan uang tersebut surat tidak di berikan padahal kan memang sehrusnya tidak bayar…

2.. saya mau minta surat kematian dan ahli waris bbrpa minggu lalu saya di kenakan uang 350 rb…hanya untuk mendapat tanda tangan lurah..saya sungguh sangat kalo uangnya tidak di berikan maka suratnya jg akan di tahan oleh mereka…yang saya ingin tanyakan apa anda sebagai petugas kelurahan tidak mendapatkan gaji?sehingga anda menarik uang seenaknya saja dari orang yang sedang mengalami kesusahan..

dimana hati nurani anda…dan yg saya lebih kecewa lagi tugas kelurahan itu berkata jika dana santunan dari jamsostek keluar dia minta di bagi lagi uang nya…ampun ini petugas kelurahan apa rentenir???

tapi saya salut dengan kecamatan batu ceper yang tidak mengenakan biaya sepeserpun untuk pengurusan surat2

Nama Pengirim : hani
Asal Kota : tangerang
Email : hani.p@partner.samsung.com

Alamat dan no. telp. ada pada redaksi komplain.info

Kecewa Pelayanan BPN Surabaya II Krembangan

Tanggal 26 September 2013, saya mengurus sertifikat rumah ibu karena dimakan rayap. Oleh BPN, sertifikat dianggap hilang, sehingga saya harus memberkan beberapa berkas yang sudah saya penuhi.

Saya membayar administrasi dengan nomor kode berkas 38598/2013. proses pengecekan pun dilakukan oleh petugas lapangan BPN.

Pada bulan Januari 2014, saya diminta membawa ibu untuk melakukan proses sumpah. Setelah proses sumpah selesai, saya diminta membayar Rp 3 juta untuk pengiklanan di media massa seama 1 bulan.

Selama proses iklan, saya diminta menunggu 1 bulan, setelah itu berkas kami diberikan ke bagian pengukuran ulang dan pemetaan batas bidang tanah-rutin.

Tanggal 4 Maret 2014, saya datang ke kantor BPN sesuai permintaan dan dikonfirmasi bahwa berkas akan menuju ke bagian pengukuran.

Akan tetapi sampai surat ini ditulis dan sudah memenuhi semua persyaratan, belum ada kejelasan perihal proses pembuatan sertifikat tersebut.

Nila
Simorejo, Surabaya
nila@detik.com
085733080916

detik.com

Jl Indraprasta Jadikan Dua Arah Lagi

Logo Pemkot SemarangNama Pengirim :  tedjo sulaksono
Asal Kota            :  semarang
Email                    :  smgseno@gmail.com

Keluhan / Komplain :
jl.Indrapasta minta tolong di jadikan jalur 2 arah lagi. karena kalau daerah tugu muda di tutup,maka arah dari imam bonjol ke kalibanteng akan macet total dan kalau mau puter balik akan jauh arahnya.
NB; banyak kerugiannya utk warga sekitar dan pengguna jalan.
mohon untuk di teruskan ke instasi terkait.

Materi Iklan BNN Kurang Tepat

Senin, 24/10/2011 11:15 WIB

Jakarta – Pagi ini Kamis 20 Oktober 2011 jam 06.30 saya menyaksikan iklan penyuluhan BNN tentang bahaya narkoba.

Materi iklannya berkisah: “Seorang anak remaja menulis diary dalam note book hariannya tentang kurangnya perhatian dari kedua orang tuanya yang sibuk bekerja, sehingga anak tersebut merasa kurang perhatian samapai akhir diary yang ditulis si anak, si-anak tertidur di meja belajar didepan notebook hingga diary note book nya dibaca oleh ke dua orang tuanya.”

Read More

CIFOR Merekayasa Pidato Presiden SBY?

Minggu, 23/10/2011 10:01 WIB

Jakarta – Saya seorang yang giat mencari tahu soal kesinambungan lingkungan meski tidak terikat dalam suatu organisasi pecinta lingkungan. Mencermati perkembangan isu lingkungan belakangan ini, menggugah saya untuk ikut sekadar memberikan masukan.

Tentu semua sepakat ingin menyaksikan Indonesia yang hijau dan lestari. Namun, kelestarian lingkungan itu juga perlu diimbangi dengan tingkat kesejahteraan masyarakat. Sampai di sini, saya kira tidak ada masalah.

Read More

Balliho yang Merusak Rumah Warga

Jumat, 21/10/2011 17:05 WIB
Leoni Augusti – suaraPembaca
Makassar – Kepada Kantor Dispenda Kota Makassar, saya menyayangkan sekali tindakan Dispenda Kota Makassar yang secara sepihak memberikan ijin pemasangan Balliho dan Spanduk, yang menutupi rumah saya di perempatan Jalan Haji Bau-Lasinrang-Mappanyuki, bahkan sampai merusak pagar rumah saya.

Pemasangan Balliho dan Spanduk tersebut dipasang tepat depan rumah, sama sekali tidak meminta ijin dari saya sebagai pemilik rumah dan sangat menggangu sekali karena merusak rumah saya.

Read More

Sudin Dukcapil DKI Seharusnya Ada Bagian Informasi

Jumat, 07/10/2011 11:46 WIB

Jakarta – Saya ingin mengurus perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang awalnya di Palmerah Jakarta Barat, akan pindah ke Cipondoh Tangerang, karena domisili keluarga sekarang di Tangerang.

Saya sudah mendapat rujukan RT, RW, Kelurahan dan Kecamatan. Untuk selanjutnya harus dibawa ke Sudin Kependudukan & Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Barat untuk mendapatkan pengantar pindah KK. Saya mencoba mencari tahu alamat Dinas Dukcapil DKI Jakarta, dan akhirnya saya dapakant alamat Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kotamadya Jakarta Barat, Jalan Meruya Utara No.5 Kembangan (disamping MAKRO), Telp 58902657.
Read More

Intervensi dalam Proses Lelang di KuKar

Kamis, 22/09/2011 16:00 WIB

Samarinda – Masyarakat mengkhawatirkan kuatnya pengaruh campur tangan politik dalam proses lelang procurement yang digelar Pemda Kutai Kartanegara (Kukar). Kekhawatiran itu berangkat dari insiden penundaan pengadaan 13.000 laptop untuk guru-guru se-Kukar yang dijanjikan oleh Bupati akan dikirim Nopember tahun ini.

Berbagai suara dari kalangan masyarakat termasuk peserta lelang lainnya yang ‘siap tersingkirkan’ sempat mempersoalkan rendahnya spesifikasi laptop tidak sebanding dengan anggaran per unitnya, dari total anggaran maksimal Rp95 miliar.
Read More

UPT Dishub Tangerang Mengecewakan

Selasa, 06/09/2011 13:16 WIB

 Tangerang – Pada bulan Agustus 2011 saya datang ke kantor UPT Dishub Kabupaten Tangerang bermaksud mengurus perpanjangan KIR mobil Pick Up.

Ternyata kantor tersebut hanya melayani KIR pada hari Selasa dan Kamis, padahal hari kerja 5 hari dalam seminggu. Saya datang kembali pada hari Kamis 25 agustus 2011 sekitar jam 08.15 wib dan saya kecewa karena belum ada loket yang dibuka.

Setelah beberapa menit menunggu saya di datangi calo dengan menawarkan jasa pengurusan KIR sebesar Rp 175.000 namun saya menolaknya dan memilih mengurus sendiri dengan mendatangi loket I (loket pendaftaran). Disitu saya diminta membayar sebesar Rp 150.000 tanpa diberi tanda terima.
Read More

Gepeng, Copet dan Sampah di Legian

Kamis, 04/08/2011 09:41 WIB

Denpasar – Saya ingin mengeluhkan Kepada Dinas Pariwisata Badung dan Gubernur Bali sebagai pimpinan tertinggi di Bali, yaitu kesemerawutan di daerah Legian tentang masalah gepeng, copet dan sampah.

Pertama masalah gepeng dan copet saya hanya bisa mengurut dada karena makin hari makin meresahkan dan sampai detik ini email dibuat tidak ada tanggapan dari pihak desa terkait ataupun pihak pemerintah kabupaten Badung selaku otoritas disana.

Bali, khusunya wilayah Kuta Legian yang katanya akan dijadikan pilot project pariwisata indonesia pada kenyataannya semerawut, gepeng dan copet hampir tiap hari berkeliaran mengganggu turis asing maupun domestik, saya peduli pada Ajeg Bali tapi tidak punya kuasa untuk berbuat banyak.

Kedua masalah sampah yang berserakan disepanjang trotoar jalan Legian, saya tidak habis pikir dalam kampanye Bali akan menuju go green, tapi pada kenyataannya sampah banyak berserakan disepanjang trotoar jalan legian yang tiap hari siang maupun malam dilalui oleh banyak turis dari mancanegara.

Read More